Umrah 1 Bulan Full 30 Hari
Hotel Makkah
Alayam Elite
Hotel Madinah
#N/A
Maskapai
Qatar Airways
Itinerary
Hari Ke-1, Rute / Lokasi : Jakarta - Jeddah
Jamaah berangkat dari Jakarta menuju Jeddah. miqat dan niat umrah di dalam pesawat (di yalamlam), Setelah sampai di bandara Jeddah jamaah menuju hotel di Mekkah, setelah sampai hotel jamaah dipersilahkan masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat sejenak.
Setelah itu, jamaah Bersiap untuk melaksanakan Umrah yang pertama
Hari Ke-2, Rute / Lokasi : Mekkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-3, Rute / Lokasi : Mekkah - Ziyarah Makkah + Umrah Ke-Dua
Pukul 08.00 setelah sarapan pagi, jama’ah bersiap untuk mengikuti ziarah di beberapa tempat bersejarah di Makkah, di antaranya adalah:Jabal Tsur, Jabal Nur, Jabal Rahmah, Padang Arafah, Muzdalifah dan Mina.
Jabal Tsur adalah gunung yang puncaknya terdapat gua yaitu Gua Tsur. Di Gua Tsur inilah dahulu Rasulullah SAW. bersembunyi bersama Abu Bakar dari kejaran orang-orang Kafir Quraisy ketika berhijrah dari Makkah menuju Madinah.
Jabal Nur adalah gunung yang puncaknya terdapat gua yaitu Gua Hiro’. Di Gua Hiro’ inilah dahulu Rasulullah SAW. menerima wahyu dari Allah SWT.
Jabal Rahmah adalah bukit kecil yang menjadi tempat bertemunya nabi Adam dan Siti Hawa setelah turun dari Surga. Mereka bertemu di puncak bukit ini setelah ratusah tahun lamanya dipisahkan oleh Allah SAW.
Padang Arafah adalah gurun sahara yang menjadi tempat berkumpulnya seluruh kaum muslimin sedunia. Ketika melaksanakanibadah haji, meraka akan berwuquf di Arafah.
Muzdalifah dan Mina adalah tempat mabit para jama’ah haji. Di Muzdalifah ini, jama’ah haji disunnahkan memungut kerikil yang nantiakan digunakan untuk melempar jumrah. Yaitu, Jumroh Ula, Wustho dan ‘Aqobah.
Setelah berziarah, jamaah mengambil miqat di Ziranah untuk melaksanakan ibadah umroh yang ke 2.
Hari Ke-4, Rute / Lokasi : Mekkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-5, Rute / Lokasi : Mekkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-6, Rute / Lokasi : Mekkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-7, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-8, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-9, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-10, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-11, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-12, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-13, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-14, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-15, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-16, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-17, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-18, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-19, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-20, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-21, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-22, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-23, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-24, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-25, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-26, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-27, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-28, Rute / Lokasi : Makkah
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah dianjurkan untuk beri’tikaf di Masjidil Haram sampai menjelang waktu Dhuha dan melaksanakan shalat Dhuha.
“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia berdzikir sampai terbit matahari dan shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umrah.” (Hadits Shahih).
Setelah itu, jamaah mengikuti sholat fardhu lima waktu di masjidil haram.
Hari Ke-29, Rute / Lokasi : Mekkah-Jeddah-Jakarta
Menjelang adzan Subuh, jama’ah bersiap untuk shalat berjamaah di Masjidil Haram. Setelah shalat Subuh, jamaah melakukan Thawaf Wada (Thawaf perpisahan).
Jamaah chek out hotel dan dimohon untuk mengeluarkan koper dari kamar masing-masing untuk dibawa ke lobby hotel.
Jamaah melakukan perjalanan ke Bandara Jeddah menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Hari Ke-30, Rute / Lokasi : Jakarta
Alhamdulillah, seluruh jamaah PT FAUZI MULIA BERSAMA tiba pada di Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Semoga seluruh jamaah pulang dengan selamat dan mendapat pahala umrah yang makbul serta seluruh doa dikabulkan oleh Allah SWT. Dan semoga seluruh jamaah mendapat panggilan kembali mengunjungi Baitullah bersama kami PT. FAUZI MULIA BERSAMA TOUR & TRAVEL. Aamiin
Fasilitas
HARGA TERMASUK
- Tiket Pesawat PP
- Full Hotel Mekkah
- Visa Umrah
- Tour Leader & Muthawwif
- Bus AC Nyaman
- Free Manasik Umrah
- Air Zamzam 5 Ltr
HARGA TIDAK TERMASUK
- Makan 3x Sehari
- Perlengkapan Umrah MInimalis (ID card, Batik, Syal, Sarung Koper)
- Pembuatan Passpor
- Vaksin Meningitis dan Polio
LAIN-LAIN
Persyaratan Peserta
Persyaratan Peserta
- Melunasi Biaya Perjalanan terhitung 1 (satu) bulan sebelum keberangkatan.
- Passpor Hijau yang terdiri dari 3 suku kata yang masih berlaku minimal 7 bulan pada saat keberangkatan.
- Fotokopi KTP dan pas foto berwarna dengan latar belakang putih 4×6 sebanyak 4 lembar. Khusus wanita menggunakan jilbab.
- Buku nikah dan kartu keluarga asli bagi suami istri.
- Akta lahir & kartu keluarga bagi yang membawa anak dan memerlukan surat muhrim.
- Sertifikat vaksin minimal 3 (dua) dosis.
- Sertifikat Vaksin Meningitis & Polio aktif
Syarat & Ketentuan
Syarat & Ketentuan
Pembatalan :
- Pembatalan harus dilakukan secara tertulis dan bermaterai.
- Pembatalan DP dikenakan biaya 50%.
- Pembatalan sebelum keberangkatan dikenakan biaya 75%.
- Pembatalan 1 bulan sebelum kebarangkatan dikenakan biaya 85%.
- Pembatalan 2 minggu sebelum keberangkatan, uang tidak dapat dikembalikan / hangus.
Note: Perhitungan biaya pembatalan berdasarkan harga paket.
Paket Umrah Lainnya Dari PT. Fauzi Mulia Bersama
Umrah Ramadhan Tahun 2027- 01 Maret 2027 (10 Hari)
- Alayam Elite (Makkah)
- Retaj Al Rawda (Madinah)
- Qatar Airways
- Soekarno-Hatta International Airport (CGK)
- PT. Fauzi Mulia Bersama
Sisa Seat : 33Harga mulai : IDR 40.150.000DETAIL PAKET
Umrah AKhir Tahun 2026 High Season- 22 Desember 2026 (9 Hari)
- Azka Al Safa Hotel (Makkah)
- Deyar Al Eiman (Madinah)
- Saudi Arabian Airlines
- Soekarno-Hatta International Airport (CGK)
- PT. Fauzi Mulia Bersama
Sisa Seat : 18Harga mulai : IDR 37.500.000DETAIL PAKET
Umrah Cerdas & Aman COD 2027- 17 Januari 2027 (12 Hari)
- Grand Al Massa (Makkah)
- Jawharat Al Rasheed (Madinah)
- Emirates
- Soekarno-Hatta International Airport (CGK)
- PT. Fauzi Mulia Bersama
Sisa Seat : 89Harga mulai : IDR 32.750.000DETAIL PAKET
Umrah Cerdas & Aman COD 2027- 01 Februari 2027 (12 Hari)
- Grand Al Massa (Makkah)
- Jawharat Al Rasheed (Madinah)
- Emirates
- Soekarno-Hatta International Airport (CGK)
- PT. Fauzi Mulia Bersama
Sisa Seat : 90Harga mulai : IDR 32.750.000DETAIL PAKET